Chery Hadirkan J6T CSH di GIIAS 2026 dengan Teknologi REEV

Chery J6T CSH. (Sumber: Chery)

Techverse.asia - Chery resmi menghadirkan J6T CSH di gelaran GIIAS 2026, tambahan terbaru pada lini J6 Series. Tipe ini juga melengkapi opsi kendaraan elektrifikasi Chery lewat teknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV) yang tak lain adalah bagian dari Chery Super Hybrid (CSH).

Baca Juga: Chery Tiggo 8 CSH Dibanderol Rp460 Jutaan, Ada Varian Comfort dan Premium

Berkat kombinasi motor listrik sebagai penggerak utama serta mesin bensin yang berguna sebagai sumber listrik, Chery J6T CSH dapat menghadirkan jarak tempuh yang diklaim sampai lebih dari seribu kilometer (km), jadi pengendara bisa melakukan perjalanan dengan lebih percaya diri.

Berbeda dari J6 biasa yang murni listrik, J6T CSH menggunakan teknologi REEV (Range-Extended Electric Vehicle) atau yang digolongkan Chery sebagai bagian dari lini Chery Super Hybrid (CSH). Motor listrik tetap jadi penggerak utama, sementara mesin bensin 1.5 liter turbo hanya berperan sebagai generator untuk mengisi baterai.

Mesin ini menghasilkan 154 tenaga kuda dan torsi 220 Nm, tapi roda tidak pernah digerakkan langsung olehnya. Baterainya memakai tipe LFP dari CATL berkapasitas sekitar 33,6 kWh. Hasilnya, jarak tempuh gabungan (baterai penuh plus tangki bensin 45 liter) diklaim bisa lebih dari 1.000 kilometer. Versi RWD punya jangkauan listrik murni hingga 190 km, sedangkan versi AWD sekitar 160 km.

Baca Juga: Beijing Automobile Works Boyong 5 Mobil Langsung di GIIAS 2026

Performa pada varian RWD sanggup menyemburkan tenaga 252 PS dan torsi 300 Nm, 0–100 km/jam sekitar 7,9 detik. Sedangkan, varian AWD memiliki tenaga total 428 PS dan torsi 505 Nm, 0–100 km/jam hanya 5,5 detik. Kecepatan maksimum keduanya 160 km/jam.

Pengisian cepat DC hingga 100 kW bisa mengisi baterai dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar 20 menit. Fitur menarik lainnya adalah V2L 6 kW yang memungkinkan mobil jadi sumber listrik portable, plus kemampuan Tank Turn untuk berputar di area sempit.

Chery J6T CSH punya bodi yang lebih besar dibanding J6 standar. Panjangnya mencapai 4.503 mm, lebar 1.950 mm, tinggi 1.785 mm, dan wheelbase 2.783 mm. Ground clearance-nya 220 mm dengan kemampuan menerjang genangan air hingga 650 mm.

Desain boxy khas J6 tetap dipertahankan, tapi ditambah overfender lebih tebal, bumper yang lebih agresif, serta velg hingga 21 inci. Body aluminium dan suspensi H-arm membuatnya lebih stabil di berbagai kondisi jalan.

Baca Juga: Chery Tiggo 9 CSH AWD Dipasarkan Senilai Rp719 Juta, Daya Jelajahnya hingga 180 Km

Dari sisi keselamatan dan teknologi, J6T CSH dibekali 15 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) serta enam airbags untuk memberikan perlindungan menyeluruh selama perjalanan. Di dalam kabin, layar sentuh 15,6 inci menjadi pusat pengaturan berbagai fungsi kendaraan, mulai dari pengaturan kendaraan, konektivitas, navigasi, hingga sistem hiburan.

Harga resmi belum diumumkan, tapi pre-booking sudah dibuka. Chery menargetkan penjualan mulai kuartal keempat 2026. Model ini sebelumnya sudah lebih dulu hadir di Thailand dengan nama J6T REEV.Dengan kombinasi pengalaman berkendara listrik yang halus plus fleksibilitas jarak jauh, Chery J6T CSH siap jadi pilihan menarik bagi penggemar SUV petualang di Indonesia.

Menurut Vice Director Chery Business Unit Indonesia Budi Darmawan Jantania, Chery J6 Series mendapat sambutan yang baik di pasar Indonesia. Terlebih lagi, permintaan konsumen terhadap kendaraan elektrik yang punya daya jelajah tinggi juga ikut meningkat.

"Oleh karena itu, kami meluncurkan J6T CSH sebagai portofolio baru di lini J6 Series sekaligus memperkuat lini CSH di Indonesia," katanya, Senin (3/8/2026).

Baca Juga: Chery J6 Modifikasi oleh Cellos Bakal Jadi Giveaway Cuma di IMX 2025

Melalui J6T CSH, Chery melengkapi keluarga J6 Series dengan pilihan baru bagi konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara kendaraan listrik dengan fleksibilitas lebih untuk perjalanan sehari-hari maupun jarak jauh.

Tags :
BERITA TERKAIT
BERITA TERKINI