Techverse.Asia

Gunung Papandayan Bukan Hanya Punya Hutan Mati, Ada Banyak Spot Estetik Lain

salah satu sisi Gunung Papandayan / uli febriarni

Siapa yang tidak asing lagi dengan nama Kabupaten Garut? Daerah ini terkenal dengan kudapan dodolnya, kerajinan kulit dan wisata alam. Tapi kekinian, nama Garut juga akrab di telinga pecinta seblak dan bakso aci.

Kabupaten Garut terletak di Provinsi Jawa Barat bagian Tenggara, berada pada koordinat 6º56’49 – 7 º45’00 Lintang Selatan dan 107º25’8 – 108º7’30 Bujur Timur.

Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Sumedang di utara; Kabupaten Tasikmalaya di timur; Samudera Hindia di selatan; serta Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung di barat.

Laman Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Garut menyatakan, sebagian besar wilayah kabupaten ini adalah pegunungan. Kecuali di sebagian pantai selatan berupa dataran rendah yang sempit.

Di antara gunung-gunung di Garut adalah: Gunung Papandayan (2.262 m) dan Gunung Guntur (2.249 m), keduanya terletak di perbatasan dengan Kabupaten Bandung, serta Gunung Cikuray (2.821 m) di selatan kota Garut. 

aktivitas warga di atas Gunung Papandayan(aktivitas warga setempat, di atas Gunung Papandayan)

Kali ini, kita akan berkenalan dengan Gunung Papandayan. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat menyebut, gunung ini terletak di Desa Sirna Jaya dan Kramat Wangi, Kecamatan Cisurupan.

Ada dua jalur yang biasa digunakan dalam mendaki. Pertama adalah jalur Cisurupan dan kedua jalur Pengalengan. Jalur Cisurupan termasuk cukup mudah dilalui, sehingga menjadi pilihan bagi para pendaki pemula karena treknya relatif lebih aman.

Perjalanan Menantang Sejak Awal

Memulai perjalanan dari Garut Kota, kita akan menempuh jarak sekitar 30 Kilometer menuju gunung berapi aktif tersebut. 

Editor : Uli Febriarni