Techverse.Asia

Microsoft Dilaporkan Akan Investasi Sebesar $10 Miliar ke OpenAI

Microsoft dan ChatGPT/Getty Images

Techverse.asia - Microsoft dan OpenAI, perusahaan di balik chatbot kecerdasan buatan yang sedang viral yaitu ChatGPT sedang dalam diskusi untuk kesepakatan yang akan menghargainya sebesar $29 miliar, menurut beberapa laporan, karena raksasa teknologi tersebut mendukung sensasi viral terbaru dan juga ingin melampui batas lantaran bersaing dengan Google.

Microsoft telah membahas guna membuat investasi senilai $10 miliar ke OpenAI, seperti dilaporkan Semafor pada Senin (9/1/2023) malam, mengutip orang-orang yang mengetahui diskusi tersebut. Kesepakatan itu, yang pada akhirnya akan memberi Microsoft saham sebesar 49 persen di perusahaan baru, juga mencakup klausul bahwa Microsoft akan menerima tiga perempat dari keuntungan OpenAI sampai memulihkan investasinya, menurut Semafor, dengan investor tambahan mengambil 49 persen dan mempertahankan OpenAI sebesar dua persen sisanya di ekuitas.

Bloomberg mencocokkan pelaporan Semafor itu, meskipun dalam istilah yang kurang pasti, dengan sumber mengatakan kepada Bloomberg bahwa Microsoft telah berbicara tentang investasi sebanyak $10 miliar ke OpenAI dengan penilaian sekitar $29 miliar. Seorang juru bicara Microsoft mengatakan dalam pernyataan email bahwa perusahaan tidak "mengomentari spekulasi", sementara OpenAI juga enggan memberikan tanggapan apapun terkait dengan akuisisi tersebut. 

Baca Juga: Microsoft Akan Integrasikan GPT OpenAI untuk Word, Outlook, dan PowerPoint

OpenAI meluncurkan ChatGPT ke publik secara gratis pada 30 November 2022, dengan program yang dengan cepat melonjak popularitasnya karena banyak pengguna mengagumi seberapa baik bot tersebut meniru ucapan manusia. Microsoft menginvestasikan $1 miliar dalam OpenAI pada tahun 2019, menjadi penyedia cloud eksklusif startup, dan perusahaan tersebut dilaporkan berencana untuk mengintegrasikan ChatGPT ke dalam mesin pencari Bing-nya, yang dilaporkan membuat para eksekutif Google berebut.

Perusahaan telah melakukan pembicaraan selama berbulan-bulan tentang Microsoft yang secara signifikan meningkatkan saham ekuitasnya di OpenAI. The Wall Street Journal melaporkan minggu lalu bahwa OpenAI mendekati penjualan saham dengan valuasi $29 miliar.

Persaingan pencarian yang meningkat dari ChatGPT menghadirkan salah satu dari lima risiko terbesar bagi saham perusahaan induk Google Alphabet pada tahun 2023, menurut catatan Selasa kepada klien dari analis Bank of America Justin Post dan Joanna Zhao. “Setiap risiko yang dirasakan terhadap pangsa Google yang kuat dalam pencarian, atau transisi model bisnis pencarian apa pun, bisa menjadi overhang untuk saham,” tulis Post dan Zhao.

Namun, mereka menambahkan tidak percaya jika ChatGPT menimbulkan “ancaman segera” ke Google mengingat chatbot itu mempunyai keterbatasan. Saham Alphabet tergelincir 0,3 persen selama perdagangan pada Selasa (10/1/2023) waktu lokal Amerika Serikat di tengah kenaikan moderat di seluruh indeks utama, sementara saham Microsoft naik 0,9 persen. 

Integrasikan ke Mesin Pencari Bing 

Mesin pencari Bing Microsoft mungkin akan segera menjadi lebih selaras dengan kebutuhan pengguna dan memberikan hasil dengan cara yang lebih manusiawi. Menurut The Information, raksasa teknologi tersebut berencana untuk menggabungkan perangkat lunak OpenAI yang menggerakkan ChatGPT ke dalam Bing dengan harapan dapat membantu perusahaan mengejar (atau bahkan mungkin lebih cemerlang) dari Google.

Editor : Rahmat Jiwandono