Techverse.Asia

Microsoft Akan Integrasikan GPT OpenAI untuk Word, Outlook, dan PowerPoint

Logo Microsoft

Techverse.asia - Microsoft dilaporkan telah bereksperimen dengan membangun teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bahasa OpenAI ke dalam aplikasi Word, PowerPoint, dan Outlook. The Information melaporkan bahwa Microsoft telah memasukkan versi yang tidak diketahui dari model GPT penghasil teks OpenAI ke dalam Word dalam fitur pelengkapan otomatisnya, dan telah bekerja untuk mengintegrasikannya lebih jauh ke dalam Word, PowerPoint, dan Outlook.

Microsoft dilaporkan telah menggunakan teknologi GPT OpenAI untuk meningkatkan hasil pencarian Outlook sehingga pengguna dapat menemukan apa yang mereka cari tanpa harus mencari menggunakan kata kunci dalam email. Microsoft juga dikatakan telah melihat bagaimana model AI ini dapat menyarankan balasan email atau merekomendasikan perubahan dokumen untuk meningkatkan tulisan pengguna Word. Tidak jelas apakah Microsoft berencana untuk meluncurkan fitur ini, atau hanya percobaan untuk saat ini. 

Baca Juga: Microsoft Dikabarkan Akan Adopsi Teknologi ChatGPT ke Bing

Jika Microsoft lebih condong ke pengembangan fungsionalitas yang ada di ChatGPT, AI percakapan yang menjadi berita utama tahun lalu, maka Outlook dapat menyusun seluruh email berdasarkan kueri sederhana. Bayangkan Outlook menulis email ke kolega Anda yang menjelaskan bahwa Anda tidak sehat, murni berdasarkan kueri tulis email ke tim saya yang menjelaskan bahwa saya sakit.

Tidak berhenti di situ saja, Microsoft juga dilaporkan berencana meluncurkan versi Bing yang menggunakan ChatGPT untuk menjawab permintaan pencarian. Fitur baru ini akan tersedia paling cepat Maret 2023 yang akan datang, dalam upaya membuat Bing lebih kompetitif dengan Google.

Microsoft akan menghadapi banyak tantangan untuk menghadirkan fitur pembuatan teks AI yang lebih canggih ke aplikasi produktivitasnya, persoalan utamanya adalah akurasi. ChatGPT masih memiliki kecenderungan untuk menyajikan informasi yang salah sebagai fakta, yang akan mempersulit semua jenis pembuatan dokumen atau integrasi lanjutan.

Rintangan utama lainnya adalah privasi. Microsoft perlu menyesuaikan modelnya untuk masing-masing pengguna tanpa mengorbankan data mereka. The Information melaporkan bahwa Microsoft telah mengerjakan model perlindungan privasi menggunakan GPT-3 dan GPT-4 yang belum dirilis. Peneliti Microsoft dilaporkan telah mencapai kesuksesan awal dalam melatih model bahasa besar pada data pribadi. 

Baca Juga: ICML Larang Penggunaan ChatGPT dan AI untuk Menulis Paper Akademik

Microsoft dapat menggunakan model ini untuk mengumpulkan dan meringkas informasi dari transkrip Team Meetings, lalu menambahkan gambar yang dihasilkan dari model pembuatan gambar Dall-E 2 OpenAI ke presentasi PowerPoint. Para peneliti dilaporkan telah mempresentasikan pekerjaan integrasi Office mereka kepada CEO Microsoft Satya Nadella, tetapi tidak jelas apakah dan kapan model yang didukung GPT atau Dall-E 2 ini akan tersedia di produk Office.

Microsoft sudah menggunakan berbagai AI dalam aplikasi produktivitasnya. Word dan PowerPoint secara otomatis menyarankan gambar dan keterangan dek slide menggunakan algoritme AI, Microsoft Teams menggunakan AI untuk meningkatkan gema, interupsi, dan akustik, dan Microsoft membuat pelengkapan otomatis bertenaga AI untuk kode menggunakan GPT-3 dua tahun lalu. Microsoft Editor juga membuat tulisan Anda menjadi lebih baik dengan menggunakan AI untuk melakukan pemeriksaan ejaan, pemeriksaan tata bahasa, dan prediksi teks.

Editor : Rahmat Jiwandono