Techverse.Asia

Apple Hadirkan Layanan Self Service di Eropa, Bisa Perbaiki iPhone dan Macbook Sendiri

Ilustrasi perbaikan iphone/istockphoto

Techverse.asia - Apple telah menghadirkan layanan perbaikan untuk pengguna iPhone dan Macbook di Eropa yang memungkinkan mereka untuk memperbaiki gawainya sendiri tanpa harus ke tempat servis handphone atau laptop. Apple dalam pernyataan resmi di situsnya menyatakan bahwa suku cadang, alat, dan manual asli Apple akan tersedia untuk pelanggan di Belgia, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, Swedia, dan Inggris Raya untuk melakukan perbaikan sendiri.

Suku cadang tersedia melalui toko perbaikan swalayan Apple, yang menampilkan menu drop-down di kanan atas untuk memilih negara yang tepat. Seperti peluncuran layanan di Amerika Serikat (AS) awal tahun ini, pelanggan akan dapat menyewa alat untuk melakukan perbaikan daripada harus membelinya langsung, dan menerima diskon dengan mengirimkan suku cadang yang diganti ke Apple untuk diperbaiki atau didaur ulang.

Perangkat yang mendukung untuk dilakukan perbaikan sendiri termasuk seri iPhone 12, iPhone 13, iPhone SE generasi ketiga, serta "notebook Mac dengan silikon Apple". Meskipun demikian, tidak ada tanda-tanda dukungan untuk perangkat iPhone 14 yang baru dirilis. Ada 200 suku cadang dan alat individual yang tersedia melalui layanan bersama manual perbaikan resmi, dijual dengan harga yang sama dengan jaringan penyedia perbaikan resmi perusahaan. 

Baca Juga: Perakitan iPhone di China Tersendat, Apple Ingin Pindahkan Produksi ke India Hingga Tiga Kali Lipat

Dalam hal harga, bundel suku cadang baterai pengganti untuk iPhone 13 berharga £70,78 (€77,04), dengan kredit £24,16 (€26,26) tersedia jika Anda mengembalikan suku cadang yang diganti. Paket perbaikan layar untuk ponsel yang sama lebih mahal £282,28 (€327,11), dengan kredit £34,85 (€40,32) tersedia untuk mengembalikan komponen yang diganti.

Program perbaikan mandiri Apple itu pertama kali diluncurkan di AS pada April 2022, menandai perubahan besar bagi perusahaan yang secara historis enggan membiarkan pelanggan memperbaiki perangkat mereka sendiri. Sebaliknya, perusahaan sebelumnya membatasi ketersediaan suku cadang asli hanya untuk penyedia layanan resmi, sebelum meluncurkan program yang dirancang untuk bengkel independen pada tahun 2019.

Tetapi mengizinkan pelanggan untuk memperbaiki perangkat mereka sendiri penting bagi orang-orang yang mungkin tidak tinggal dekat dengan teknisi perbaikan yang dilengkapi dengan baik, menjaga agar perangkat dapat digunakan lebih lama dan karenanya keluar dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Saat perbaikan diperlukan, kami ingin pelanggan memiliki banyak pilihan untuk perbaikan yang aman, andal, dan terjamin. Itulah mengapa kami sangat bersemangat untuk meluncurkan Self Service Repair di Eropa, memberi pelanggan kami akses langsung ke suku cadang, alat, dan manual asli Apple,” kata chief operating officer Apple, Jeff Williams. 

Baca Juga: Apple Perluas Jangkauan Fitur SOS Darurat melalui Satelit di 4 Negara

Meskipun self service sekarang dapat dilakukan di beberapa negara Eropa, siaran pers Apple masih mengarahkan orang untuk menggunakan layanan profesional jika memungkinkan. Perusahaan mencatat bahwa program ini dirancang untuk pelanggan yang berpengalaman dengan kerumitan memperbaiki perangkat elektronik dan menambahkan bahwa mengunjungi penyedia perbaikan profesional dengan teknisi bersertifikat yang menggunakan suku cadang Apple asli adalah cara teraman dan paling andal untuk mendapatkan perbaikan.

Editor : Rahmat Jiwandono