Techverse.Asia

Akros Technologies Memakai Kecerdasan Buatan Sebagai Alat Dalam Mengelola Aset Mereka

money management / freepik

Hari ini kecerdasan buatan mengambil alih hampir setiap industri teknologi. Tidak terkecuali dengan industri investasi dan keuangan.

Sebuah laporan Deloitte pada 2019 mengungkap, ada peluang baru bagi perusahaan untuk bisa melampaui pengurangan biaya dan operasi menjadi lebih efisien. Tetapi, hal itu hanya bisa terjadi bila manajemen investasi perusahaan yang bersangkutan terus berkembang, mau menerapkan inovasi teknologi dan pergeseran preferensi dengan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan

Dalam laporan Deloitte tersebut, diketahui ada empat pilar transformasi yang perlu diberdayakan oleh perusahaan untuk mengembangkan proposisi baru, dan memberikan sebuah nilai baru.

Disebutkan, empat pilar itu antara lain yaitu:

1. Generating Alpha atau mengadopsi kumpulan data alternatif,

2. Enhancing Operational Efficiency atau mengoptimalkan AI untuk standar operasional mereka,

3. Improving product and content distribution atau meningkatkan pengenalan dalam produk untuk pelanggan,

4. Managing risk atau memanajemen resiko.

Dengan empat pilar ini, kita bisa melihat jika teknologi seperti AI telah mendigitalkan sektor keuangan. Mulai dari pembayaran dan pengiriman uang hingga pinjaman.

Salah satu perusahaan yang menyadari pentingnya peran kecerdasan buatan dalam sistem keuangan adalah Akros Technologies.

Editor : Uli Febriarni