Techverse.asia - ASUS baru saja merilis ASUS Pad, menandai kembalinya yang kuat ke kategori tablet setelah beberapa tahun. Tablet yang berjalan pada Android 16 terbaru ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman digital sehari-hari melalui teknologi layar premium, portabilitas yang disempurnakan, dan konektivitas cerdas.
ASUS Pad dibangun di sekitar layar OLED dual-layer beresolusi 2.8K selebar 12,2 inci dengan refresh rate 144Hz untuk kualitas visual optimal. Panel beresolusi tinggi ini menghadirkan detail tajam dan gerakan yang lancar di seluruh konten streaming, game, dan membaca.
Arsitektur OLED dual-layer menumpuk dua lapisan emisi OLED untuk mencapai efisiensi daya yang lebih baik dan masa pakai panel yang lebih lama dibandingkan dengan panel OLED single-layer tradisional. Struktur ini juga berkontribusi pada kecerahan dan konsistensi warna yang superior, memperkuat kesesuaian perangkat untuk sesi menonton yang lama.
Baca Juga: Baseus Bowie MC2 Rilis Global, Dapat Dipakai 8 Jam Sehari
Gawai ini memadukan layarnya dengan sistem suara Dolby Atmos quad-speaker, menciptakan lingkungan audio 360 derajat yang imersif yang melengkapi aksi di layar dengan suara multidimensi. Kejernihan dialog, efek spasial, dan kedalaman frekuensi rendah ditingkatkan untuk pengalaman tablet yang lebih sinematik.
Kenyamanan mata juga menjadi prioritas. Sertifikasi TÜV Rheinland menggarisbawahi pengurangan cahaya biru dan kinerja bebas kedip, mendukung membaca, menjelajah, dan menonton video tanpa kelelahan. Dikombinasikan dengan rasio layar-ke-bodi 92 persen, ASUS Pad unggul sebagai perangkat yang berfokus pada hiburan.

Tablet ini menekankan mobilitas melalui profil ultra-tipis 6,5 mm dan sasis ringan 523 gram. Faktor bentuk yang tipis memungkinkan perangkat mudah dimasukkan ke dalam tas, sementara bobot yang ringan mendukung penggunaan genggam yang lama untuk membaca, streaming, dan mencatat.
Tablet ini dibuat menggunakan sasis magnalium ringan dengan penutup belakang fiberglass yang menyeimbangkan portabilitas dengan daya tahan struktural. Material ini memungkinkan rangka yang kokoh tanpa menambah massa berlebih, mendukung transportasi sehari-hari di rumah, kantor, kampus, dan lingkungan perjalanan.
Baca Juga: Samsung Galaxy Tab A11 Plus Meluncur di Indonesia, Ini Harga dan Speknya
Desain fisik yang ringkas membantu menjadikan ASUS Pad sebagai perangkat pendamping sehari-hari. Alih-alih terbatas pada penggunaan di meja, perangkat ini dirancang untuk penggunaan dibawa ke mana saja, yang melibatkan pergerakan yang sering dan transisi cepat antar skenario penggunaan - mulai dari konsumsi media di sofa hingga tugas produktivitas cepat saat bepergian.
Perangkat ini ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 8300, yang diproduksi menggunakan proses 4nm. Platform ini dirancang untuk menyeimbangkan kinerja yang kuat dengan efisiensi daya, mendukung multitasking yang responsif, interaksi UI yang lancar, dan kinerja yang stabil di seluruh aplikasi media, gim, dan produktivitas.

Dukungan untuk WiFi 6E meningkatkan kinerja nirkabel untuk streaming yang lebih lancar, unduhan yang lebih cepat, dan responsivitas yang lebih baik dalam aplikasi berbasis cloud dan gim online.
Baca Juga: ASUS Rilis ProArt GeForce RTX 5090 yang Didukung oleh Nvidia Blackwell
Baterai berkapasitas tinggi 9000mAh mendukung daya tahan perangkat. ASUS Pad dirancang untuk mendukung periode penggunaan yang lama di berbagai beban kerja seperti penjelajahan web, streaming video, dan penggunaan aplikasi.
Pengisian daya cepat melalui USB-C 45W membantu meminimalkan waktu henti, dengan pengisian daya hingga 50 persen dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 menit. Kombinasi silikon hemat daya dan kapasitas baterai yang besar mendukung penggunaan harian yang lebih lama dengan lebih sedikit gangguan pengisian daya.
Di sisi lain, fitur kenyamanan semakin meningkatkan kemudahan penggunaan. Face Login menyediakan akses perangkat yang cepat dan bebas genggam, sementara ekspansi kartu microSD memungkinkan pertumbuhan penyimpanan yang fleksibel untuk media dan file proyek.
Tablet ini mengintegrasikan fitur perangkat lunak yang memperluas fungsionalitas di luar penggunaan tablet mandiri. ASUS GlideX memungkinkan interaksi lintas perangkat antara tablet dan PC, mendukung berbagi layar, transfer file, dan alur kerja multi-perangkat.
Baca Juga: Tablet iPad Air Diperbarui dengan Cip M4, Segini Harganya