Techverse.asia - JBL telah mendesain ulang jajaran headphone open-ear-nya dengan menghadirkan JBL Sense Pro dan Sense Lite di gelaran CES 2026, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat (AS) mulai 6-9 Januari. Sebagai cara baru untuk mendengarkan, teknologi konduksi udara JBL OpenSound menghadirkan audio berkualitas tinggi tanpa menghalangi saluran telinga.
Dengan begitu, kini pendengar dapat menikmati konten dengan lancar sambil tetap membiarkan telinga mereka bebas mendengar dunia di sekitar mereka. “JBL Sense Pro dan Sense Lite menandai lompatan besar dalam audio open-ear,” jelas Presiden Audio Konsumen Harman Carsten Olesen dalam keterangan tertulisnya kami sadur, Jumat (9/1/2026).
Pertama, earbud open-ear JBL Sense Pro memadukan teknologi OpenSound yang kaya dan kualitas panggilan yang mantap dengan kenyamanan tanpa usaha dan desain premium.
Baca Juga: Rayneo Rilis Kacamata AR Berkemampuan eSIM Pertama di Dunia untuk CES 2026
Dirancang untuk mereka yang menuntut audio performa tinggi, Sense Pro yang baru dilengkapi dengan teknologi konduksi udara canggih dan Algoritma Adaptive Bass Boost guna meningkatkan kualitas suara secara keseluruhan. Teknologi mutakhir ini menghadirkan Audio Hi-Res yang jernih melalui driver berukuran 16,2 miliimeter (mm).

Sebagai pelengkap sempurna untuk gaya hidup yang sibuk dan dinamis, terdapat empat mikrofon dan teknologi Voice Pickup Sensor dari JBL memastikan suara pengguna dikenali dengan jelas bahkan di lingkungan yang bising sekali pun. Selain itu, desain ergonomisnya dirancang untuk pemakaian dan pergerakan sepanjang hari.
Earbud ini juga mendukung pengait telinga yang dapat disesuaikan untuk kenyamanan sepanjang hari. Dari segi konektivitas, Sense Pro hadir dengan Bluetooth 6.0 Dual Connect plus Fast Pair yang diaktifkan oleh Google.
Mengenai masa pakainya, JBL mengklaim bahwa baterai Sense Pro akan bertahan setidaknya 38 jam mendengarkan dan mendukung pengisian daya nirkabel. Pun sudah memiliki Personi-Fi 3.0 dan kontrol sentuh dengan kustomisasi melalui aplikasi JBL.
Baca Juga: JBL Tour One M3 Smart Tx Dipasarkan Seharga Rp7,69 Juta, Waktu Pemutaran 70 Jam
JBL Sense Pro akan tersedia di situs resmi JBL dengan harga US$200 atau sekitar Rp3,3 jutaan pada Maret 2026. Pilihan warna untuk Sense Pro termasuk hitam dan abu-abu.
Kedua, untuk pendengar yang memprioritaskan kenyamanan dan kesederhanaan, JBL Sense Lite menghadirkan kemudahan ringan tanpa kompromi. Dibuat untuk pemakaian sepanjang hari, earbud ini didefinisikan oleh desain yang seimbang untuk kenyamanan dan earbud ramping untuk mengakomodasi berbagai bentuk telinga.

Desainnya disempurnakan dengan lapisan silikon lembut yang memungkinkan pendengar untuk memakainya baik saat menangani panggilan kerja maupun menikmati daftar putar saat bersantai. Teknologi beamforming yang disempurnakan dan algoritma Adaptive Bass Boost memberikan suara yang halus dan tanpa gesekan dengan kebocoran minimal, memastikan kejernihan dan privasi.
Baca Juga: Oppo Rilis Enco X3s, Earbud Baru yang Bisa Terjemahkan Puluhan Bahasa
Fitur JBL Sense Lite meliputi empat mikrofon untuk suara yang jernih saat melakukan panggilan, peringkat IP54 untuk ketahanan air dan debu, hingga pengait telinga yang dapat disesuaikan dengan desain silikon ringan dan kawat memori. Selain itu, konektivitasnya didukung Bluetooth 5.4, serta Dual Connect plus Fast Pair.
Waktu putarnya mencapai 32 jam dan dukungan Speed Charge dalam sepuluh menit yang akan memberikan waktu putar tiga jam, mikrofon beamforming ganda, dan kustomisasi kontrol sentuh intuitif melalui aplikasi JBL Headphones.
JBL Sense Lite membuat setiap momen mendengarkan terasa mudah, sempurna bagi mereka yang menginginkan suara JBL dalam bentuk yang paling nyaman. Earbud ini akan tersedia di JBL.com dengan harga US$150 atau setara dengan Rp2,5 jutaan pada Maret 2026. Pilihan warnanya meliputi hitam, putih, dan ungu.
Baca Juga: Bose Ultra Open Earbuds Resmi Dijual di Indonesia, Segini Harganya