Techverse.Asia

Susul Instagram, Kini Youtube Hapus Channel Pornhub Official

Logo Pornhub

Techverse.asia - YouTube menghapus saluran resmi Pornhub Official, sebuah situs yang berisi tentang video seks. Channel Pornhub Official sendiri sudah ada di Youtube sejak 2014 lalu atau delapan tahun saat pertama kali resmi meluncurkan channelnya. 

Sebelum dihapus pada Jumat (16/12/2022), channel resmi Pornhub di Youtube telah mengumpulkan hampir sekitar 900 ribu subscribers. Ini pertama kali diluncurkan pada Desember 2014 dan saat ini URL saluran sekarang menampilkan kesalahan 404 (“tidak ditemukan”) jika dicari melalui web. Menurut YouTube, channel Pornhub dihapus lantaran sudah melanggar kebijakan platform untuk menautkan ke situs web eksternalnya yang mana merupakan konten yang tidak diizinkan di YouTube itu sendiri.

“Setelah ditinjau, kami menghentikan saluran Pornhub Official menyusul beberapa pelanggaran Pedoman Komunitas (Community Guideline) kami. Kami menegakkan kebijakan kami secara setara untuk semua orang, dan saluran yang berulang kali melanggar atau didedikasikan untuk konten yang melanggar akan dihentikan,” kata juru bicara YouTube Jack Malon dalam sebuah pernyataan resminya seperti dilansir Techverse.asia dari Variety, Minggu (18/12/2022). 

Seorang juru bicara MindGeek, perusahaan induk Pornhub, mengatakan perusahaan itu "dengan keras menyangkal" bahwa konten YouTube-nya telah ditautkan ke situs-situs porno yang ada di laman Pornhub

Baca Juga: Alasan Instagram Hapus Permanen Akun Pornhub: Disebut Mengajak Orang untuk Jadi Bintang Porno

Pornhub mempertahankan langkah-langkah kepercayaan dan keamanan terbaik mutlak di internet dan memberikan perhatian khusus untuk memastikannya tidak melanggar Pedoman Komunitas YouTube mana pun. Sayangnya, ini hanyalah contoh terbaru dari diskriminasi terhadap orang-orang di industri dewasa, sebuah tren yang terlihat di media sosial dan semua aspek kehidupan lainnya, terutama karena kelompok-kelompok yang secara tidak jujur mencampurkan konten dewasa konsensual dengan eksploitasi,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan resminya.

Pernyataan MindGeek melanjutkan, “Penampil dan pekerja seks adalah kelompok terpinggirkan yang mengandalkan media sosial untuk terlibat dengan penggemar, mendapatkan uang, dan menghidupi diri sendiri dan keluarga mereka. Penegakan kebijakan YouTube yang serampangan dan sewenang-wenang terhadap Pornhub dan mereka yang terlibat dengan industri dewasa berbahaya dan berbahaya, dan kami menuntut agar perusahaan media sosial memperlakukan kami dengan cara yang sama seperti mereka memperlakukan orang lain,” tulisnya. 

Sebelumnya, pada awal September 2022, Instagram secara permanen melarang Pornhub, mengutip pelanggaran berulang terhadap pedoman komunitas situs termasuk larangan ajakan seksual selama lebih dari 10 tahun. Sebulan kemudian, Instagram menonaktifkan akun kedua yang dibuat Pornhub untuk mencoba mengatasi larangan akun utamanya.

Akun YouTube Pornhub tidak menampilkan materi seksual eksplisit, yang dilarang berdasarkan pedoman komunitas YouTube. Sebaliknya, channel Pornhub Official di YouTube telah menampilkan seri seperti "saran untuk model," "model pornhub" dan "literasi pornhub 101" serta bagian tentang mode, musik, dan penghargaan Pornhub

Baca Juga: Youtube Menghentikan Percobaan Permintaan Berlangganan Premium Untuk Konten Resolusi 4K

Editor : Rahmat Jiwandono