Techverse.Asia

Efek Bersatunya WarnerMedia Dengan Discovery, Looney Tunes Dan The Flintstones Dihapus Dari HBO Max

bugs bunny / YouTube HBO Max

Perusahaan induk layanan streaming HBO Max, WarnerMedia, telah resmi bergabung dengan Discovery+, April 2022. Merger ini memunculkan nama baru, Warner Bros. 

Keputusan bisnis itu membuat para penggemar layanan ini khawatir, jika terjadi beberapa perubahan besar dalam layanan streaming. Misalnya, sejumlah acara favorit yang akan dihapus oleh HBO Max.

Kekhawatiran penggemar nampaknya jadi kenyataan, karena layanan streaming itu kemudian menghapus 200 episode serial Sesame Street. Akhir tahun lalu mereka juga menghapus Season 16 sampai 31 serial orisinal Looney Tunes.

Media Variety yang kami kutip pada Rabu (4/1/2023) melaporkan, jika layanan streaming tersebut menyisahkan season 1-15 seri Looney Tunes yang dirilis pada 1930 hingga 1949.

Season yang dihapus oleh HBO Max adalah season yang dirilis pada 1950 hingga 2004, termasuk episode-episode legendaris mereka, seperti 'What’s Opera, Doc?', 'Feed the Kitty', 'Rabbit of Seville', 'Duck Amuck', 'One Froggy Evening'. 

Selain itu, mereka juga menarik Season 4 hingga 6 dari serial The Flintstones sebanyak 78 episode. Namun jangan khawatir, tiga season pertama dari Hanna Barbera klasik masih tersedia di layanan ini. Demikian diumumkan oleh Vulture.

Sebagai informasi tambahan, serial Looney Tunes dan The Flintstones dilisensikan ke HBO Max dari Warner Bros, di bawah kesepakatan antar perusahaan. Perjanjian dari kontrak lisensi tersebut berakhir pada 2022 dan HBO Max tidak memperbaruinya, karena mempertimbangkan biaya dari konten mereka.

Warner Bros diketahui mencoba melakukan serangkaian pemotongan konten, yang bertujuan untuk menghemat biaya pengeluaran mereka. Hal itu termasuk membatalkan serial original HBO Max yaitu Minx dan The Nevers.

Perusahaan menghapus beberapa judul film eksklusif dan serial original mereka. Karena perusahaan dikenakan biaya penurunan nilai dan pengembangan konten hingga $3,5 miliar dollar bulan lalu, sebagai hasil dari merger tersebut.

Keputusan bisnis antara keduanya, membawa CEO Warner Bros terpilih yaitu David Zaslav (dahulunya adalah CEO Discovery) mendapatkan keuntungan finansial dari gaji tahunannya dengan nominal $3 juta dollar, dengan bonus tahunan $22 juta dollar.

Editor : Uli Febriarni