Techverse.Asia

Dukung Kemajuan Dunia Otomotif Indonesia, Bimasakti UGM Memulai Riset Teknologi Hybrid

Tim Bimasakti UGM Yogyakarta (Sumber : Dok. UGM)

Techverse.asia - Tim Bimasakti Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta resmi memulai riset teknologi hibrida atau hybrid untuk mobil formula, menjadikan tim ini sebagai pelopor riset mobil formula student hybrid di Indonesia.

Baca Juga: Pemerintah Beri Subsidi Puluhan Juta, Ketahui 5 Keunggulan Mobil Listrik

Acara Grand Launching Riset Mobil Formula Student Hybrid diadakan pada Minggu (22/1/2023) siang di Garasi Tirtodipuran 17, Tujuan Coffee Yogyakarta, bersamaan dengan acara Jogja Morning Run yang berkolaborasi dengan Indonesia Custom Show.

“Perkembangan teknologi motor sport dunia yang semakin maju memotivasi Tim Bimasakti untuk mengambil langkah menjadi pionir teknologi hybrid powertrain di dunia motorsport Indonesia. Langkah ini juga terinspirasi oleh transisi energi dunia yang mengarah ke inovasi-inovasi hemat energi dan rendah emisi,” ungkap Yosh Alfaninata selaku Kapten Tim Bimasakti Generasi 12, Selasa (24/1/2023). 

Tim Bimasakti sendiri merupakan tim formula mahasiswa Indonesia pertama dari Universitas Gadjah Mada yang dibentuk pada tahun 2010 silam, dan mulai mengikuti kompetisi pada tahun 2011.

Sebagai langkah awal menjadi pionir teknologi mobil formula hybrid di Indonesia, Tim Bimasakti telah menentukan beberapa keperluan desain ingin dikembangkan. Selain itu, Tim Bimasakti juga telah membuat visual tiga dimensi dari komponen-komponen sistem hybrid, yaitu sistem powertrain, drivetrain, dan energy storage system.

Riset teknologi hybrid ini dilakukan berdasarkan pengamatan pada teknologi yang telah diterapkan pada mobil Formula 1, supercar, dan juga mobil produksi lainnya. Riset juga banyak dilakukan berdasarkan kaidah engineering workflow yang baik mulai dari kalkulasi, analisis, dan validasi, serta melalui berbagai jurnal terkait. 

Baca Juga: Land Rover Luncurkan Range Rover Sport Hybrid di Indonesia, Harganya Rp4,2 Miliar

Sistem hybrid yang dikembangkan Tim Bimasakti memiliki cara kerja yang serupa dengan teknologi hybrid pada mobil-mobil Formula 1, yaitu menggunakan Regenerative Braking System yang mampu memanfaatkan energi yang terbuang akibat proses pengereman sehingga mesin dapat bekerja secara lebih efisien, hemat bahan bakar, dan lebih rendah emisi gas karbon. 

Sistem ini juga mampu meningkatkan akselerasi dan juga performa mobil. Nantinya sistem yang dikembangkan oleh Tim Bimasakti akan memiliki kapasitas penyimpanan energi sebesar 500 Wh, voltase maksimum sebesar <60 V, dan output power baterai sebesar 5 KW.

Editor : Rahmat Jiwandono