Techverse.Asia

Ini 5 Alasan New Nissan Kicks e-POWER Masuk Jajaran Mobil Hybrid Unggul Di Indonesia

Nissan Kicks e-POWER / Nissan

Perlahan tapi pasti, di tengah kita mulai terjadi peralihan gaya hidup menuju lebih ramah lingkungan, tak terkecuali urusan mobilitas atau aktivitas bepergian.

Terkait kondisi itu, mobil listrik dan mobil hybrid mulai menarik perhatian kita. Jika kamu sedang mencari mobil listrik hemat energi untuk tujuan serupa, coba pertimbangkan Nissan Kicks e-POWER.

Dengan apresiasi tinggi dan rasa bangga terhadap produk mereka sendiri, laman Nissan mengungkap ada lima alasan, yang menjadikan mobil listrik Nissan disebut-sebut sebagai salah satu mobil listrik terkemuka di Indonesia.

1. Mesin efisien, kapasitas baterai besar

Nissan Kicks e-POWER dilengkapi dengan teknologi untuk menjaga efisiensi energi, tanpa mengorbankan kapasitas. Kalau kebanyakan mobil hybrid menggunakan mesin konvensional dan motor listrik secara bersamaan untuk menggerakkan roda, sistem e-POWER Nissan tidak demikian.

Mesin 3 silinder kecil punya kapasitas 1,2 liter. Selain itu terdapat generator, inverter, dan motor elektrik untuk menghasilkan energi listrik di dalam baterai lithium-ion. Pengguna tidak perlu mengisi ulang baterai mobil hybrid Nissan ini dengan sumber listrik eksternal.

Nissan Kicks e-POWER bertenaga 129 dk dengan torsi sebesar 260 Nm. Namun, model terbaru yang dirilis pada 2022, telah melewati penyempurnaan untuk meningkatkan performa mesinnya. Kini, daya terbarunya mencapai 134 dk dan 280 Nm.

"Mesin hybrid yang satu ini juga ditingkatkan efisiensi bensinnya menjadi 6,4% lebih baik daripada generasi sebelumnya. Hal ini pastinya menjadi salah satu nilai plus yang utama, mengingat harga BBM yang belum lama naik," tulis laman tersebut. 

2. Ada pilihan drive mode sesuai kebutuhan berkendara

Keuntungan utama lainnya dari Nissan Kicks e-POWER adalah banyak pilihan moda berkendara atau drive mode, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Tiga jenis drive mode yang ada pada mobil hybrid Nissan adalah EV Mode, S Mode, dan ECO Mode.

Editor : Uli Febriarni