Techverse.Asia

Honda Bantu Revitalisasi Marka Jalan dan Puluhan Rambu Lalin Di Desa Pemogan, Bali

revitalisasi rambu dan marka oleh Honda / Honda

Balitbanghub Departemen Perhubungan mempublikasikan sebuah tulisan dalam The American Traffic Safety Services Association pada 2008, bahwa pemasangan rambu lalu lintas menurut  (2008) dapat menurunkan kecelakaan lalu lintas.

Bukan hanya teori, pemahaman masyarakat dan pengguna jalan atas fungsi rambu dan marka jalan juga penting untuk dimiliki, untuk mewujudkan berkendara dengan berkeselamatan.

Meski demikian, pemahaman akan pentingnya rambu dan marka tidak akan berguna bila marka dan rambu di jalanan dalam kondisi rusak, tidak jelas atau tertutup sarana prasarana lain. Sehingga menghalangi pengendara untuk mengetahui rambu atau marka apa yang ia lihat di depannya. Terkadang, justru menimbulkan kesalahpahaman yang berujung pelanggaran aturan berlalu-lintas dan kecelakaan.

Kesadaran menyeluruh atas fungsi rambu dan marka inilah yang kelihatannya mendorong produsen kendaraan seperti Honda memiliki program revitalisasi rambu dan marka. Terbaru, mereka menjalankan program itu di Provinsi Bali.

Honda melakukan serah terima bantuan revitalisasi marka jalan dan puluhan rambu lalu lintas, bertempat di desa Pemogan, kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Rabu (21/12/2022).

Laman Honda yang dikutip pada Kamis (22/12/2022) mengungkap, kegiatan itumerupakan bagian dari kampanye tanggung jawab sosial Honda, khususnya untuk mendukung keamanan bagi seluruh pengguna jalan raya.

Untuk kegiatan kali ini, PT Honda Prospect Motor (HPM) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar, Kecamatan Denpasar Selatan dan juga khususnya Pemerintah Desa Pemogan, untuk merevitalisasi marka jalan dan rambu lalu lintas di Jl. Raya Pemogan, Kota Denpasar, Bali.

Lokasi Revitalisasi Menyasar Jalan Akses Vital Masyarakat

Revitalisasi yang dilakukan menyasar marka jalan sepanjang 10 kilometer, 10 zebra cross, 12 rambu lalu lintas serta kawasan Zona Selamat Sekolah (ZoSS).

Ruas jalan ini sehari-hari digunakan oleh penduduk setempat, sebagai akses menuju pusat Kota Denpasar. Saat ini, kondisi jalan tersebut tidak memiliki marka jalan yang baik, kemudian juga belum dilengkapi dengan zebra cross dan juga Zona Selamat Sekolah (ZoSS).

Editor : Uli Febriarni