Techverse.Asia

Kerja Sama Dengan Pabrik Baterai Jerman, Porsche Ingin Membuat Pesawat Elektrik

salah satu mobil porsche / porsche

Untuk membantu produksi pesawat listrik lepas landas, perusahaan baterai Jerman Customcells mengatakan telah mendapatkan sekitar $63 juta dolar Amerika, dalam pendanaan Seri A dari Porsche dan beberapa investor teknologi iklim.

World Fund, sebuah perusahaan merger ventura yang baru saja berusia satu tahun telah mendukung perusahaan rintisan iklim di Eropa dan memimpin kesepakatan tersebut. Perusahaan Abacon Capital dan Vsquared Ventures juga turut serta.

Techcrunch menyebut bahwa, Customcells sedang mengembangkan dan mendaur ulang sebuah baterai lithiium-ion bertingkatan tinggi, yang dapat menggerakkan produk seperti mobil, peralatan medis, dan juga pengembangan bahan bakar fosil. Tetapi hal ini terlepas dari tujuan dekarbonisasi.

Perusahaan juga membuat baterai untuk lingkungan panas tinggi di utara dengan suhu 122 derajat Farenheit. Sebetulnya Customcells memiliki tujuan khusus, mereka memiliki tujuan untuk mendorong produksi penerbangan elektronik dan memperluas produksi mereka di luar negara Jerman dan Amerika Serikat begitu juga negara-negara di Asia.

Tentunya tidak diragukan lagi jika perjalanan udara adalah pendorong dari perubahan iklim yang cukup serius. Namun, sektor ini masih jauh dari dekarbonisasi.

Pada sebuah penelitian di Manchester Metropolitan University, NOAA dan Oxford menemukan, penerbangan mewakili 3,5% dari semua aktivitas manusia yang mendorong perubahan iklim.

Perjalanan udara hampir sepenuhnya bergantung pada minyak tanah, yang memuntahkan gas rumah kaca. Yaitu karbon dioksida dan nitrogen oksida dan juga meracuni orang dengan timbal mereka saat terbakar.

Alternatif dari semua hal ini bisa jadi jawabannya adalah pesawat listrik. Pesawat listrik kecil menurut para peneliti, cukup layak untuk dicoba. Tetapi para peneliti mengatakan, baterai saat ini terlalu berat untuk memberi daya pada pesawat yang lebih besar.

Tantangan berat baterai menjelaskan, mengapa beberapa startup penerbangan malah mulai mengeksplorasi bahan bakar alternatif, termasuk juga hidrogen. Partner dari World Fund yaitu Daria Saharova menyebut, dekarbonasi perjalanan udara sebagai a huge uphill battle, namun dalam beberapa pendapat menyatakan bahwa potensi keuntungannya sepadan.

CEO Customcells, Dirk Abendroth, menjuluki penerbangan sebagai tantangan dekarbonisasi besar berikutnya. Custom Cell telah menarik lebih dari sekedar sebuah investor. Pelanggan mereka saat ini termasuk pembuat jet kecil yang disebut Lilium, serta lebih dari setengah perusahaan otomotif besar di Jerman. Namun mereka enggan menyebutkan siapa saja, beberapa media menyebut bahwa Porsche salah satunya.

Editor : Uli Febriarni